Ada Bapa satu dia jalan-jalan, tapi dia lihat ada umbul-umbul dipasang disepanjang jalan, dia tanya dalam hati, ini hari apakah, ada perayaan apakah sampai jalan begitu ramai dengan umbul-umbul, dia penasaran lalu dia bertanya sama orang yang ada disitu. anak saya mau tanya dulu ini ada bendera dan umbul-umbul terus jalan-jalan diaspal kasih bagus dia, ini ada perayaan apakah ? lalu anak itu jawab oh... Bapa katong pu presiden mao datang jadi mau buka kegiatan Raimuna makanya ada bendera, umbul-umbul semua disiapkan untuk penyambutan. oh begitu kah, habis Bapa tara tau jadi trimakasi ya..,
tapi Bapa itu berpikir untuk penyambutan seorang Presiden saja begitu ramai dan semarak, bahkan membutuhkan dana yang cukup banyak. Bagaimana kalau Tuhan datang ? apa yang manusia siapkan, bendera dan umbul-umbulkah. tapi Tuhan tidak membutuhkan itu semuanya. Tuhan kita kaya dan Maha Kuasa, ia tidak membutuhkan segala persiapan-persiapan yang sifat nya kedagingan, IA membutuhkan hati kita.
tapi Bapa itu berpikir untuk penyambutan seorang Presiden saja begitu ramai dan semarak, bahkan membutuhkan dana yang cukup banyak. Bagaimana kalau Tuhan datang ? apa yang manusia siapkan, bendera dan umbul-umbulkah. tapi Tuhan tidak membutuhkan itu semuanya. Tuhan kita kaya dan Maha Kuasa, ia tidak membutuhkan segala persiapan-persiapan yang sifat nya kedagingan, IA membutuhkan hati kita.
mengapa hati kita ? dalam pembacaan kita pada ay 3 dan 4 katakan siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan, siapakah yang boleh berdiri di tempaNya yang kudus ? orang yang bersih tanganNya dan murni hatinya.yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
bacaan kita dengan jelas mengatakan itu mereka yang bisa berjumpa dengan Tuhan adalah mereka yang taat dan setia dalam pekerjaanya yang tidak melakukan hal yang jahat, orang yang jujur dan bekerja dengan sungguh -sungguh dalam setiap pekerjaannya rajin dan menunjukkan loyalitasnya itulah orang berkenan. tapi juga orang yang mempunyai hati yang baik, hati yang tahu berterimakasih dan bersyukur itu adalah orang-orang yang dapat berjumpa dengan Allah.
mengapa hati ? karena Hati adalah pusat yang mengkomandoi / memerintah setiap perbuatan kita. dari hati yang baik keluarlah perbuatan yang baik. dari hati yang jujur juga keluar perbuatan yang jujur. jadi dari hati terpancar seluruh kehidupan kita ( bdk Amsal 4 : 23 )
mengapa hati ? Karena Tuhan mengenal hati kita, Tuhan mengetahui sampai kedalaman hati kita. jadi kita tidak bisa bersembunyi dengan Tuhan. dihadapan Tuhan kita tidak dapat melarikan diri. Tuhan tahu apa yang kita buat. sehingga kita tidak bisa menyangkal dihadapan Tuhan. untuk itu mari kita siapkan hati kita untuk menyambut kedatanganNya.
sdr... sebentar lagi kita akan mengakhiri bulan November 2012, sekaligus siap untuk memasuki minggu adven yang pertama hari minggu tanggal 02 Desember 2012. ketika kita mengakhiri bulan november itu berarti kita harus mensyukuri akan penyertaan Tuhan dan perlindungan Tuhan bagi kita. dan mari kita siapkan hati kita untuk menyambut kedatangan Tuhan. memang kita semua tidak tahu kapan dan bila mana waktunya, tapi Firman Tuhan selalu mengajar kita untuk berjaga-jaga artinya setiap saat kita harus melakukan apa saja yang dikehendaki Tuhan lakukanlah itu. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar